Senin, 22 Oktober 2018

Tanaman Hortikultura
Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) cultura/colera (budidaya), dan dapat diartikan sebagai sebagai budidaya tanaman kebun. Kemudian hortikultura digunakan secara lebih luas bukan hanya untuk budidaya di kebun. Istilah hortikultura digunakan pada jenis tanaman yang dibudidayakan. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, hama dan penyakit, panen, pengemasan dan distribusi. Hortikultura merupakan salah satu metode budidaya pertanian modern.
Hortikultura merupakan cabang dari agronomi. Berbeda dengan agronomi, hortikultura memfokuskan pada budidaya tanaman buah (pomology atau frutikultur), tanaman bunga (florikultura), tanaman sayuran (olerikultura), tanaman obat-obatan (biofarmaka), dan taman (lansekap). Salah satu ciri khas produk hortikultura adalah perisabel atau mudah rusak karena segar. Orang yang menekuni bidang hortikultura dengan profesional disebut sebagai hortikulturis.
A.    Organisasi Hortikultura Indonesia
Di Indonesia berkembang sejumlah organisasi profesional di bidang hortikultura, yaitu:
·         Asosiasi Hortikultura Nasional (AHN),
·         Perhimpunan Hortikultura Indonesia (PERHORTI)
·         Asosiasi pemasar hortikultura (ASPERTI)
·         Asosiasi ekspor sayur dan buah Indonesia (ASEBSI)
·         Asosiasi ekspor hortikultura Indonesia (AEKI)
·         Asosiasi produsen perbenihan hortikultura Indonesia (Hortindo)
·         Asosiasi pengusaha hortikultura Indonesia (APHI)
B.     Manfaat Tanaman Hortikultura
Tentunya, tanaman hortikultura yang biasa ditemui setiap hari memiliki manfaat yang sangat berguna tidak hanya bagi kesehatan tubuh, tapi juga memiliki manfaat yang berguna bagi kelangsungan perekonomian.
·         Manfaat bagi petani, manfaat tanaman hortikultura tentu sangat berpengaruh bagi kehidupan mereka. Nilai jual tanaman hortikultura asli Indonesia yang terbilang sepadan dengan usaha yang dilakukan, tentu meningkatkan sumber penghasilan petani. Belum lagi, bisa menambah devisa negara karena setiap negara tentu bersaing mendapatkan produk unggulan pertanian.
·         Manfaat bagi masyarakat, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, tanaman hortikultura sangat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan gizi dan makanan. Tanpa adanya tanaman hortikultura maka kesehatan masyarakat tidak akan terjamin. Selain kebutuhan makanan, tanaman hortikultura juga bisa memberikan nilai keindahan yang bisa meningkatkan nilai kebahagiaan masyarakat sekaligus menurunkan tingkat stress masyarakat.
Sumber

Kekayaan alam Indonesia bukan hanya milik satu wilayah tertentu saja, seperti Jawa dengan hamparan padinya atau Maluku dengan rempah-rempahnya. Namun wilayah lain di Nusantara ini juga memiliki kekayaan yang patut diperhitungkan juga. Dan salah satu wilayah yang telah menunjukkan kekayaan alamnya adalah Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Meski dengan kondisi iklim yang kering, wilayah Nusa Tenggara Timur tetap saja mampu menghasilkan hasil pertanian yang menakjubkan. Namun untuk menciptakan hasil pertanian yang membanggakan ini memang dibutuhkan usaha dan kerja keras. Dan salah satu orang yang telah sukses membuat tanah Amanuban Barat ini menghasilkan hasil pertanian yang membanggakan ini adalah Lasarus Faot atau akrab dipanggil Bapak Sarus.
Klik dibawah ini untuk penjelasannya.
disini





Sumber: https://agritani.id/belajar-dari-suskes-pertanian-hortikultura-lasarus-faot-pioner-petani-tangguh-dari-tubuhue-ntt/

Halaman

JAM

Waktu di Jakarta:

CUACA

Hari, tanggal

Categories

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Kontributor

Popular Posts

Blog Archive