Pertanaman ganda
dalam satu bedengan disebut juga Multiple Cropping. Contoh tanaman yang
digunakan pada sistem Multiple Cropping adalah seledri dan bunga yang ditanam
dalam satu bedengan, dengan tiga lajur, yaitu lajur pertama ditanami
seledri, lajur kedua ditanami bunga, dan lajur ketiga ditanami seledri.
Tanaman seledri merupakan tanaman dikotil atau berkeping dua. Taksonomi dari
seledri adalah tingkat takson domain. Berikut adalah taksonomi dari tanaman
seledri.
Kingdom:
Plantae.
Kelas: Magnoliospida.
Ordo: Apiales.
Famili: Apiaceae.
Genus: Apium L.
Spesies: Apium graveolens L.
Dalam pertanaman
ganda atau Multiple Cropping harus mempertimbangkan faktor - faktor lain untuk
mendapatkan keuntungan yang maksimum. Tanaman - tanaman yang ditanaman dengan
sistem Multiple Cropping akan melakukan suatu hubungan atau interaksi. Hubungan
yang dilakukan tanaman jika ditanam didalam satu bedengan adalah hubungan yang
bersifat kompetitif. Hubungan kompetitif ini yaitu hubungan yang terjadi
apabila tanaman yang satu dapat menjadi penghalang pertumbuhan tanaman yang
lain atau terjadi persaingan antar tanaman dalam pemanfaatan unsur hara, air,
oksigen, dan cahaya matahari. Dalam Multiple Cropping juga terdapat hubungan
yang bersifat komplementer, yaitu hubungan yang terjadi apabila masing - masing
tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dalam satu bedengan.
Dalam hal ini didapatkan hasil
kombinasi yang bagus. Hal tersebut dapat dilihat dari sifat tanaman seledri dan
bunga. Bunga atau tanaman hias adalah kombinasi yang cocok dengan seledri
karena tanaman hias dapat menekan tanaman dari hama, sehingga tanaman seledri
tidak dimakan oleh hama. Selain itu, bunga atau tanaman hias adalah jenis
tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak unsur hara, namun membutuhkan
cahaya matahari untuk membantu pertumbuhan bunga. Sedangkan, tanaman seledri
dapat hidup dengan baik di tanah yang mengandung humus tinggi, lempeng berpasir
atau lempeng berdebu, dan kisaran pH antar 5,6 - 6,7. Tanaman seledri
membutuhkan banyak unsur hara untuk meningkatkan hidup tanaman dan memperbanyak
daun seledri. Selain itu, tanaman seledri tidak membutuhkan terlalu banyak
cahaya matahari, karena cahaya matahari dapat merusak tanaman seledri. Tanaman
seledri akan layu dan warna daun seledri menjadi biru kusam. Dari keadaan -
keadaan diatas, dapat dilihat bahwa tanaman - tanaman tersebut memiliki
hubungan komplementer. Kombinasi tanaman seledri dan bunga yang baik juga dapat
dilihat dari hasil pengamatan yang menunjukkan laju tanaman yang mati cenderung
rendah, baik seledri maupun bunga. Keadaan tanaman yang mati tersebut dapat
terjadi karena kurangnya perawatan tanaman - tanaman tersebut, misalnya adalah
kurangnya pemberian pupuk dan air untuk tanaman.
Dalam Mutiple
Cropping ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk mengasilkan produksi
yang baik. Yang harus diperhatikan adalah melakukan Multiple Cropping adalah
kecocokan kombinasi tanaman, keadaan masing - masing tanaman, ketersedian unsur
- unsur yang dibutuhkan tanaman, dan keadaan lingkungan sekitar tanaman. Selain
itu, jarak tanam dibutuhkan untuk menjaga jarak tumbuh dam memudahkan
pemeliharaan tanaman dan populasinya. Waktu tanam juga harus sesuai agar masing
- masing tanaman apat tumbuh dan panen disaat yang tepat dan sesuai dengan
iklim dan persyaratan tumbuh tanaman.
Sumber: Rukmana, Rahmat. 1995. Bertanam Seledri. Yogyakarta: Kanisius.
Alasan menggunakan artikel:
ü Artikel
dijadikan sebagai informasi bahwa dalam Mutiple Cropping ada beberapa hal yang
harus dipertimbangkan untuk menghasilkan produksi yang baik, seperti kecocokan
kombinasi tanaman, keadaan masing - masing tanaman, ketersedian unsur - unsur
yang dibutuhkan tanaman, dan keadaan lingkungan sekitar tanaman. Salah satu
praktik dalam sistem Multiple Cropping adalah mengkombinasikan tanaman seledri
dan bunga.








