Senin, 03 Desember 2018



Pertanaman ganda dalam satu bedengan disebut juga Multiple Cropping. Contoh tanaman yang digunakan pada sistem Multiple Cropping adalah seledri dan bunga yang ditanam dalam satu bedengan, dengan tiga lajur, yaitu lajur pertama ditanami seledri, lajur kedua ditanami bunga, dan lajur ketiga ditanami seledri. Tanaman seledri merupakan tanaman dikotil atau berkeping dua. Taksonomi dari seledri adalah tingkat takson domain. Berikut adalah taksonomi dari tanaman seledri.
Kingdom: Plantae.                    
Kelas: Magnoliospida.
Ordo: Apiales.
Famili: Apiaceae.
Genus: Apium L.
Spesies: Apium graveolens L.

Dalam pertanaman ganda atau Multiple Cropping harus mempertimbangkan faktor - faktor lain untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum. Tanaman - tanaman yang ditanaman dengan sistem Multiple Cropping akan melakukan suatu hubungan atau interaksi. Hubungan yang dilakukan tanaman jika ditanam didalam satu bedengan adalah hubungan yang bersifat kompetitif. Hubungan kompetitif ini yaitu hubungan yang terjadi apabila tanaman yang satu dapat menjadi penghalang pertumbuhan tanaman yang lain atau terjadi persaingan antar tanaman dalam pemanfaatan unsur hara, air, oksigen, dan cahaya matahari. Dalam Multiple Cropping juga terdapat hubungan yang bersifat komplementer, yaitu hubungan yang terjadi apabila masing - masing tanaman dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dalam satu bedengan.
   Dalam hal ini didapatkan hasil kombinasi yang bagus. Hal tersebut dapat dilihat dari sifat tanaman seledri dan bunga. Bunga atau tanaman hias adalah kombinasi yang cocok dengan seledri karena tanaman hias dapat menekan tanaman dari hama, sehingga tanaman seledri tidak dimakan oleh hama. Selain itu, bunga atau tanaman hias adalah jenis tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak unsur hara, namun membutuhkan cahaya matahari untuk membantu pertumbuhan bunga. Sedangkan, tanaman seledri dapat hidup dengan baik di tanah yang mengandung humus tinggi, lempeng berpasir atau lempeng berdebu, dan kisaran pH antar 5,6 - 6,7. Tanaman seledri membutuhkan banyak unsur hara untuk meningkatkan hidup tanaman dan memperbanyak daun seledri. Selain itu, tanaman seledri tidak membutuhkan terlalu banyak cahaya matahari, karena cahaya matahari dapat merusak tanaman seledri. Tanaman seledri akan layu dan warna daun seledri menjadi biru kusam. Dari keadaan - keadaan diatas, dapat dilihat bahwa tanaman - tanaman tersebut memiliki hubungan komplementer. Kombinasi tanaman seledri dan bunga yang baik juga dapat dilihat dari hasil pengamatan yang menunjukkan laju tanaman yang mati cenderung rendah, baik seledri maupun bunga. Keadaan tanaman yang mati tersebut dapat terjadi karena kurangnya perawatan tanaman - tanaman tersebut, misalnya adalah kurangnya pemberian pupuk dan air untuk tanaman.
Dalam Mutiple Cropping ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk mengasilkan produksi yang baik. Yang harus diperhatikan adalah melakukan Multiple Cropping adalah kecocokan kombinasi tanaman, keadaan masing - masing tanaman, ketersedian unsur - unsur yang dibutuhkan tanaman, dan keadaan lingkungan sekitar tanaman. Selain itu, jarak tanam dibutuhkan untuk menjaga jarak tumbuh dam memudahkan pemeliharaan tanaman dan populasinya. Waktu tanam juga harus sesuai agar masing - masing tanaman apat tumbuh dan panen disaat yang tepat dan sesuai dengan iklim dan persyaratan tumbuh tanaman.

Sumber: Rukmana, Rahmat. 1995. Bertanam Seledri. Yogyakarta: Kanisius.
Alasan menggunakan artikel:
ü  Artikel dijadikan sebagai informasi bahwa dalam Mutiple Cropping ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk menghasilkan produksi yang baik, seperti kecocokan kombinasi tanaman, keadaan masing - masing tanaman, ketersedian unsur - unsur yang dibutuhkan tanaman, dan keadaan lingkungan sekitar tanaman. Salah satu praktik dalam sistem Multiple Cropping adalah mengkombinasikan tanaman seledri dan bunga.



Pembangunan pertanian tidak terlepas dengan sektor pertanian. Kriteria keberhasilan suatu strategi kebijakan pembangunan pertanian sebenarnya tidak terlalu rumit yaitu apakah terdapat peningkatan kesejahteraan petani atau belum, serta apakah sektor pertanian telah ditempatkan sebagai landasan pembangunan ekonomi yang bervisi kesejahteraan dan keberlanjutan dari pembangunan ekonomi itu sendiri.


Bagi Indonesia, apa pun tantangannya, strategi pembangunan pertanian dapat dikatakan berhasil apabila mampu berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak semata berorientasi pada peningkatan produksi fisik sekian macam komoditas pertanian, peternakan, dan perikanan. Kriteria keberhasilan itu seharusnya dapat diukur dari perbaikan tingkat pendapat rumah tangga petani (dan pelaku di sektor lain), peningkatan produktivitas tenaga kerja, serta perbaikan indikator makro seperti pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran. Seperti di Cilacap yang awalnya tidak sektor pertanian tidak menjadi sektor dalam pembangunan di Cilicap. 


Komoditas unggulan yaitu cabai.  Komoditas cabai ini memiliki nilai jual yang tinggi dan menjadi prioritas produksi nasional dalam pengendalian inflasi nasional.  Cabai merupakan tanaman hortikultura yang dibutuhkan konsumen dan salah satu penyebab inflasi secara nasional. Hal ini membuat pemerintah Cilacap mengadakan berbagai pelatihan budidaya, perawatan serta pemasaran. Potensi yang baik dalam mendukung perkembangan komoditas cabai ini dengan pasar lokal, maupun ekspor. 

Selain dari tanaman cabai terdapatnya tanaman alpukat, jeruk besar, manggis dan pisang. Dimana pisang dan manggis merupakan produk unggulan dari daerah Cilacap ini. Dukungan pemerintah Cilacap dengan pelatihan budidaya manggis organik dan memasarkan produk tersebut. Selain itu bantuan alat penepung kulit manggis untuk menjamin kualitas ibit dan hasil. Pemasaran produk manggis ini kemudian di ekspor.
Produksi tanaman pisang dimanfatkan dengan berkembangnya usaha olahan pisang. Budidaya pisang sangatlah mudah tidak memerlukan perlakuan khusus seperti tanaman yang lain. Masalah utama yan sering dihadapi petani adalah kurangnya modal. Dengan ini untuk mengatas permasalahn subsektor hotikultura adalah pasar lelang. Petani menilai lembaga pasar lelang memiliki keefektifan dalam lokasinya yang dekat, kelayakan harga jual, besarnya keuntungan bagi petani, dan terjaminan terjualnya semua produksi.

Sumber : Ilsan, Mais. 2016. Agrbisinis Tanaman Hortikultura di Kabupaten Cilacap. Jurnal Agro Ekonomi. Vol.27. klik disini
Memilih artikel dan jurnal ini dikarenakan blog ini tentang tanaman hortikultura. Tanaman hortikultura juga dapat membangun pertanian Indonesia. Sehingga petani muda Indonesia dapat memajukan pembangunan pertanian melalui tanaman tanaman hortikultura.

Selasa, 06 November 2018

Ada kamus Wikipedia disebutkan bahwa usahatani organik (organic farming) adalah bentuk usahatani yang menghindari atau secara besar-besaran menyingkirkan penggunaan pupuk dan pestisida sintetis, zat pengatur tumbuh tanaman dan perangsang.
Menurut Codex Alimentarius Guidelines, jika sebuah produk disebut organik, berarti bahwa produk-produk tersebut sudah diproduksi menurut standar produksi organik dan disertifikasi oleh lembaga sertifikasi atau pihak-pihak yang mendapat otoritas untuk itu. Sementara yang disebut dengan pertanian organik adalah kegiatan pertanian yang mengupayakan penggunaan asupan luar yang minimal dan menghindari penggunaan pestisida dan pupuk sintetis. Tata cara bertani dalam pertanian organik dapat digunakan untuk meminimalkan polusi udara, polusi tanah dan polusi air.
bbppl-pertanianorganikDi Indonesia, yang disebut dengan produk pertanian organik ditetapkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pertanian Organik no SNI 6729-2013. Pertanian organik adalah sistem manajemen produksi yang holistik untuk meningkatkan dan mengembangkan kesehatan agroekosistem termasuk keragaman hayati, siklus biologi dan aktivitas biologi tanah.    
Sistem usahatani harus direncanakan dan disusun sesuai dengan kebutuhan unsur hara dan selanjutnya akan membantu dalam mempertahankan produktivitas tanah.Terdapat beberapa sistem usahatani yang dapat meningkatkan produktivitas tanah melalui penggunaan bahan organik yang berasal dari tanaman maupun hewan, konservasi sumber daya tanah dan air serta dihindarkan terjadinya pencemaran lingkungan, diantaranya adalah:
a. Budidaya lorong alley cropping dan pertanian sejajar kontur
b. Wanatani/Hutantani agroforestry
c. Intensifikasi pekarangan
d. Sistem pertanaman campuran dan pergiliran tanaman
e. Sistem pertanaman surjan
f. Pertanian – Perikanan terpadu
g. Pertanian – Peternakan terpadu
h. Pertanian – Peternakan – Perikanan terpadu


klik disini

Sumber: http://www.bbpp-lembang.info/index.php/arsip/artikel/artikel-pertanian/969-pertanian-organik-menuju-pertanian-berkelanjutan


Tidak mudah mengajak generasi muda untuk mencintai pertanian, di tengah gempitanya industrialisasi dan konsumerisme urban. Kemewahan gaya hidup masyarakat kota dan daya tarik industri menjadikan generasi muda berbondong-bondong meninggalkan sektor pertanian sebagai ladang kehidupannya. 

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan), sejak era pemerintahan Joko Widodo terus mentransformasi pertanian Indonesia menuju modernisasi dengan membagikan puluhan ribu alat dan mesin pertanian (alsintan) berbagai jenis dari mulai traktor pengolah tanah, transplanter benih padi, penyiang gulma, combine harvester atau alat panen padi yang dilengkapi dengan packing karung.
“Banyak manfaat yang diperoleh dengan mekanisasi atau modernisasi pertanian antara lain mempercepat proses penyiapan lahan sehingga mampu menyingkat waktu kegiatan usahatani antara lain guna mengejar ketersediaan air, mengurangi dan menurunkan biaya produksi budidaya pertanian khususnya padi sampai 40%, menyerempakkan kegiatan olah sawah, tanam dan panen sehingga dapat memotong siklus organisme penyakit tumbuhan (OPT),” terang Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Pending Dadih Permana.
Selain itu, manfaat mekanisasi pertanian juga untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja sektor pertanian yang jumlahnya makin menyusut belakangan ini. Meningkatkan efisiensi sumberdaya yaitu waktu, tenaga dan biaya, meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, Mengurangi resiko gagal panen dan berkurangnya produksi karena salah penanganan saat pasca panen. 
“Serta meningkatkan pendapatan petani secara umum dan meningkatkan luas tambah tanam padi sehingga produksi lebih meningkat, dengan mekanisasi" kata Pending Dadih.“Selain itu juga lebih bergengsi di mata publik karena bekerja dengan menggunakan alat dan mesin pertanian serta memberikan tantangan lebih besar kepada kaum muda,” katanya.

Usaha pertanian lebih mudah menggaet kaum muda masuk bidang pertanian karena alasan mampu memberikan pendapatan yang semakin layak sekitar 60 juta per tahun dari lahan 1 Ha. Pria yang juga pernah menjabat Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementan ini menilai, seiring berjalannya waktu, perubahan struktur sosial di bidang pertanian akan berjalan terus. Tenaga kerja yang bekerja di sektor pertanian akan terus menyusut sehingga sektor ini kekurangan tenaga kerja dan upah tenaga kerja semakin mahal. Struktur kepemilikan lahan juga akan terus berubah seiring berjalannya sistem waris, karena itu rekonstruksi kepemilikan lahan akan terus terjadi perubahan. 
“Oleh karena itu, modernisasi sistem pertanian berbasis alsintan akan menjadi solusi yang bagus untuk mengantisipasi transformasi di bidang pertanian tersebut,” ujarnya.
Terobosan yang dilakukan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan menggalakkan alsintan dan modernisasi sistem budidaya pertanian khususnya dalam UPSUS Padi, Jagung dan Kedelai, menurut beberapa petani muda yang sekarang terjun di bidang pertanian, dengan penggunaan alsintan mampu memberikan gairah baru kepada kaum muda untuk tidak lagi malu dan gengsi berkiprah di bidang pertanian.
Dengan menerapkan sistem pertanian modern dan menggunakan alsintan modern, hasil yang didapatkan pun lebih besar dan lebih menguntungkan sehingga mampu memberikan jaminan kehidupan yang lebih baik. 
“Karena itu, kaum muda lebih bersemangat dalam menjalankan usaha tani. Mereka tidak lagi ragu menggantungkan harapan dan masa depannya dengan bertani.
Sekarang bertani adalah profesi bergengsi, prospeknya bagus dan menguntungkan. Bertani bisa menjadi solusi,” tukas Pending Dadih.

Anggaran pembangunan pertanian klikdisini

Sumber: 
  1. http://maklumat.id/2017/07/mendorong-petani-muda-bertani-dengan-pertanian-modern/
  2. https://tirto.id/pertanian-ramah-lingkungan-bYbv


Senin, 22 Oktober 2018

Tanaman Hortikultura
Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) cultura/colera (budidaya), dan dapat diartikan sebagai sebagai budidaya tanaman kebun. Kemudian hortikultura digunakan secara lebih luas bukan hanya untuk budidaya di kebun. Istilah hortikultura digunakan pada jenis tanaman yang dibudidayakan. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, produksi tanaman, hama dan penyakit, panen, pengemasan dan distribusi. Hortikultura merupakan salah satu metode budidaya pertanian modern.
Hortikultura merupakan cabang dari agronomi. Berbeda dengan agronomi, hortikultura memfokuskan pada budidaya tanaman buah (pomology atau frutikultur), tanaman bunga (florikultura), tanaman sayuran (olerikultura), tanaman obat-obatan (biofarmaka), dan taman (lansekap). Salah satu ciri khas produk hortikultura adalah perisabel atau mudah rusak karena segar. Orang yang menekuni bidang hortikultura dengan profesional disebut sebagai hortikulturis.
A.    Organisasi Hortikultura Indonesia
Di Indonesia berkembang sejumlah organisasi profesional di bidang hortikultura, yaitu:
·         Asosiasi Hortikultura Nasional (AHN),
·         Perhimpunan Hortikultura Indonesia (PERHORTI)
·         Asosiasi pemasar hortikultura (ASPERTI)
·         Asosiasi ekspor sayur dan buah Indonesia (ASEBSI)
·         Asosiasi ekspor hortikultura Indonesia (AEKI)
·         Asosiasi produsen perbenihan hortikultura Indonesia (Hortindo)
·         Asosiasi pengusaha hortikultura Indonesia (APHI)
B.     Manfaat Tanaman Hortikultura
Tentunya, tanaman hortikultura yang biasa ditemui setiap hari memiliki manfaat yang sangat berguna tidak hanya bagi kesehatan tubuh, tapi juga memiliki manfaat yang berguna bagi kelangsungan perekonomian.
·         Manfaat bagi petani, manfaat tanaman hortikultura tentu sangat berpengaruh bagi kehidupan mereka. Nilai jual tanaman hortikultura asli Indonesia yang terbilang sepadan dengan usaha yang dilakukan, tentu meningkatkan sumber penghasilan petani. Belum lagi, bisa menambah devisa negara karena setiap negara tentu bersaing mendapatkan produk unggulan pertanian.
·         Manfaat bagi masyarakat, sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, tanaman hortikultura sangat bermanfaat bagi pemenuhan kebutuhan gizi dan makanan. Tanpa adanya tanaman hortikultura maka kesehatan masyarakat tidak akan terjamin. Selain kebutuhan makanan, tanaman hortikultura juga bisa memberikan nilai keindahan yang bisa meningkatkan nilai kebahagiaan masyarakat sekaligus menurunkan tingkat stress masyarakat.
Sumber

Kekayaan alam Indonesia bukan hanya milik satu wilayah tertentu saja, seperti Jawa dengan hamparan padinya atau Maluku dengan rempah-rempahnya. Namun wilayah lain di Nusantara ini juga memiliki kekayaan yang patut diperhitungkan juga. Dan salah satu wilayah yang telah menunjukkan kekayaan alamnya adalah Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Meski dengan kondisi iklim yang kering, wilayah Nusa Tenggara Timur tetap saja mampu menghasilkan hasil pertanian yang menakjubkan. Namun untuk menciptakan hasil pertanian yang membanggakan ini memang dibutuhkan usaha dan kerja keras. Dan salah satu orang yang telah sukses membuat tanah Amanuban Barat ini menghasilkan hasil pertanian yang membanggakan ini adalah Lasarus Faot atau akrab dipanggil Bapak Sarus.
Klik dibawah ini untuk penjelasannya.
disini





Sumber: https://agritani.id/belajar-dari-suskes-pertanian-hortikultura-lasarus-faot-pioner-petani-tangguh-dari-tubuhue-ntt/

Halaman

JAM

Waktu di Jakarta:

CUACA

Hari, tanggal

Categories

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Kontributor

Multiple Cropping-Lasma Uli Butar Butar-522017030

Pertanaman ganda dalam satu bedengan disebut juga Multiple Cropping. Contoh tanaman yang digunakan pada sistem Multiple Cropping adala...

Popular Posts

Blog Archive